Pendidikan Dipandang Sebelah Mata
Di zaman sekarang pendidikan adalah faktor yang penting dalam kehidupan. Pendidikan adalah kewajiban yang harus dilaksanakan pelajar di Indonesia. Salah satu tokoh figur pendidikan yang kita kenal adalah Ki Hajar Dewantara. Beliau memiliki semangat dan kegigihan yang luar biasa terhadap pendidikan, sudah sepantasnya menjadi teladan bagi kita semua dalam menuntut ilmu apalagi kita saat ini. Dengan adanya pendidikan dapat membentuk dan membangun karakter pelajar. Pendidikan juga penting dalam kehidupan sehari-hari agar lebih terarah, bisa dibilang pendidikan adalah investasi jangka panjang yang harus dipersiapkan dan ditata untuk menciptakan generasi muda bangsa yang berbakat dan lebih berkualitas. Namun mengapa masih banyak orang yang menyepelekan pendidikan?
Pendidikan adalah hak asasi yang mendasar, baik bagi laki-laki maupun perempuan. Namun, pada kenyataannya pada saat ini pendidikan bagi anak masih dinomorduakan. Padahal, pendidikan berdampak besar pada generasi penerus bangsa berikutnya.
Masih banyak orang yang berfikir bahwa pendidikan adalah hal yang biasa bahkan dianggap sepele dan masih banyak orang tua yang mempunyai pola pikir bagi anak perempuan jika setelah lulus SMA tidak perlu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi Kalau ujung-ujungnya hanya di dapur, sedangkan bagi anak laki-laki pendidikan masih dianggap bahwa pendidikan itu tidaklah penting karena mempunyai pola pikir bahwa lebih baik mengajarkan pekerjaan dibidang yang menguntungkan kepada anak yang dapat uang menghasilkan uang toh pada akhirnya hanya untuk mencari uang lagi-lagi pernyataan itu sangat sering sekali terdengar apalagi di lingkungan pedesaan. Padahal Pendidikan tidak hanya melulu bertujuan untuk memperoleh sebuah ilmu saja tetapi juga untuk membangun pondasi dan membentuk pola pikir. Seperti yang sudah tercantum dalam Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) Nomor 20 tahun 2003 yang menyatakan bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Dengan pendidikan, pengetahuan akan menjadi lebih luas dan beragam. Dapat dikatakan jika individu mempunyai pendidikan tinggi maka dia akan mempunyai wawasan yang luas (Hasbullah, 2001).
Pemikiran orang tua di perkotaan yang bertolak belakang dengan pemikiran orang tua di daerah pedesaan. Pemikiran orang di perkotaan sudah maju dan terbuka mereka mendukung anak-anak mereka untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dari pada orang tuanya, Sedangkan orang tua di daerah pedesaan umumnya masih memiliki pemikiran yang primitif. Sikap ini mengacu pada masa lalu, karena diwarisi oleh nenek moyang berupa habitus atau pikiran bahwa yang terpenting dalam kehidupan adalah uang bukan tentang pendidikan dan berfikiran bahwa masyarakat yang tidak bersekolah saja dapat memiliki kehidupan sejahtera lagi kaya. Oleh karena itu, tidak perlu pendidikan tinggi karena menurut mereka bersekolah hanya membuang-buang waktu dan uang (Khoeroni, 2019).
Lingkungan juga mempunyai dampak yang besar dalam pendidikan. Mengapa demikian? Lingkungan yang berkarakter sangat berpengaruh terhadap suatu individu untuk mendukung terciptanya perwujudan nilai-nilai dalam kehidupan, lingkungan merupakan faktor penting yang dapat mempengaruhi terhadap hasil prestasi seseorang. Terutama lingkungan keluarga, ketika para orang tua sudah mempunyai komitmen yang kuat untuk pendidikan anak-anak mereka. Hal tersebut akan memberikan dampak yang baik bagi kesuksesan dan masa depan anak, selain itu anak juga akan termotivasi untuk terus melanjutkan pendidikan setinggi-tingginya. Kenyamanan dalam lingkungan keluarga akan berpengaruh dalam keberhasilan seseorang dalam pendidikan. (Budi Ardiyansyah, 2012: 35).
Oleh karena itu, perlu adanya edukasi mengenai pemahaman orangtua tentang pentingnya dunia pendidikan bagi anak-anak mereka. Agar mindset mereka tentang pendidikan mulai berubah dan kelak dapat menjadi bekal jaminan bagi anak-anak mereka untuk hidup dengan kehidupan nya sendiri. Seseorang yang memiliki pendidikan lebih tinggi akan mempunyai pola pikir lebih luas yang nantinya akan berpotensi untuk mengubah masyarakat dalam lingkup sempit maupun luas. Pendidikan juga menjadi faktor penting untuk mendapatkan taraf kehidupan yang lebih baik, hal itu nantinya juga akan berpengaruh terhadap aspek ekonomi. Dengan pendidikan yang baik dan tertata akan melahirkan generasi emas bangsa Indonesia yang nantinya akan menjadi generasi penerus bangsa yang akan membawa perubahan untuk kemajuan bangsa.
Daftar Pustaka
Ardiyansyah, Budi. 2010. Berprestasi Tujuan Hidupku. Jakarta : Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan Nasional.
Jurnal pekan. 2020. Pentingnya Perempuan Berpendidikan Tinggi. https://jurnalpekan.com/amp/detail/618/pentingnya-perempuan-berpendidikan-tinggi diakses pada tanggal 06 Februari 2023
Mazidah, Z. 2021. Perubahan Pola Pikir Masyarakat Tentang Urgensi Pendidikan. https://eprints.umm.ac.id/73015/1/TESIS.Pdf.pdf diakses pada tanggal 06 Februari 2023
Widodo. 2020. Penyelenggara Pendidikan Orang tua. Jakarta : Pusat Penelitian Kebijakan, Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan